Diantara Wasiat Akhlaq Thoolibul ‘Ilmi

Syaikh Bakr Abu Zaid رحمه الله berkata, Hiasilah dirimu dengan etika-etika jiwa berupa menjaga kehormatan diri, santun, sabar, rendah hati dalam menerima kebenaran, berprilaku tenang dalam bersikap dan berwibawa, teguh serta tawadhu', juga mampu menanggung beban berat selama belajar demi memperoleh kemuliaan ilmu serta bersedia tunduk kepada kebenaran. Hilyah Thoolibil 'Ilmi (hal. 14)

Renungan di Permulaan Hari Kita

Sebuah sabda dari Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang patut untuk menjadi renungan di setiap permulaan hari-hari kita. Dari Zaid bin Tsabit Radhiyallahu anhu , ia mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : مَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ ، فَرَّقَ اللهُ عَلَيْهِ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ ِ، وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلَّا مَا … Continue reading Renungan di Permulaan Hari Kita

Janganlah kamu jadikan hari puasa dan hari tidak berpuasamu SAMA SAJA.

Jabir bin 'abdillah berkata, إذا صمت فليصم سمعك وبصرك ولسانك عن الكذب والمحارم ودع أذى الجار وليكن عليك وقار وسكينة يوم صومك ولا تجعل يوم صومك ويوم فطرك سواء. Ketika kamu berpuasa, hendaknya penglihatanmu, pendengaranmu, dan lisanmu turut berpuasa dari dusta, hal-hal yang haram serta janganlah kamu menyakiti tetanggamu. Dan hendaknya kamu berwibawa dan bersikap … Continue reading Janganlah kamu jadikan hari puasa dan hari tidak berpuasamu SAMA SAJA.

Meminta tambahan keimanan, keyakinan dan pemahaman yang benar

Shahabat 'Abdullah bin Mas'ud رضي الله عنه pernah berdoa: اَللّٰهُمَّ زِدْنَا إِيْمَانًا وَيَقِيْنًا وَفِقْهًا Ya Alloh, tambahkanlah kepada kami keimanan, keyakinan, dan pemahaman (yang benar). Atsar Shahih, diriwayatkan oleh 'Abdullah bin Imam Ahmad dalam as-Sunnah (I/368, no. 797). Al-Hafidz Ibnu Hajar menyatakan bahwa sanadnya shahih dalam Fat-hul Baari (I/48).